CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 04 April 2018

Pengertian hukum newton, macam-macam, bunyi, rumus, dan contoh soal

Hukum Newton – hukum newton murupakan suatu hukum yang ada dalam dunia fisika yang menggambarkan hubungan antara suatu gaya yang bergerak dikarenakan adanya sebab. Hal ini menjadi pondasi dalam mekanika klasik dalam hukum fisika dengan 3 jenis hukum yang ada.

Pada awalnya hukum newton dikemukakan oleh seorang ahli fisikawan dalam masanya yang namanya dijadikan sebagai nama dari hukum ini. Bernama lengkap Potret Sir Isaac Newton (1643 – 1722). Seorang Fisikawan asal eropa yang menemukan hukum gravitasi, gukum gerak, kalkulus, spektrun, serta teleskop pantul.

Dikarenakan dedikasinya dalam dunia pendidikan dan ilmuwan. Sehingga, hukum yang diitemukan oleh newton ini diberi nama dengan hukum newton yang memiliki 3 konsep dasar. Yaitu Hukum Newton 1, Hukum Newton 2, dan Hukum Newton 3.

A.HUKUM NEWTON 1

Bunyi Hukum Newton 1 :
“Jika resultan gaya yang bekerja pada benda yang sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan tetap diam. Benda yang mula-mula bergerak lurus beraturan akan tetap lurus beraturan dengan kecepatan tetap“

Atinya Suatu benda akan mempertahankan keadaanya apabila gaya yang bekerja padanya sama dengan 0. Contohnya batu akan tetap diatas gunung apabila tidak ada yang memindahkannya
Secara fisika, HUKUM NEWTON 1 dapat dituliskan :
                             ∑F = 0
Keterangan :
∑F = resultan gaya (Kg m/s2)

B. HUKUM NEWTON 2

Bunyi Hukum Newton 2 :
"Percepatan (Perubahan dari kecepatan) gerak benda selalu berbanding lurus dengan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda dan selalu berbanding terbalik dengan massa benda."

Artinya massa suatu benda sangat berpengaruh terhadap gaya dalam suatu sistem. Pertambahan atau pengurangan massa akan mengakibatkan suatu perubahan. Nah untuk menghitung sistem dengan massa yang berubah – ubah diperlukan perumusan yang berbeda.

contoh : semakin berat suatu benda, maka semakin sulit untuk diangkat.

Secara fisika, HUKUM NEWTON 2 dapat dituliskan :
                            ∑F = m.a

Keterangan (satuan) :
∑F = resultan gaya (Kg m/s2)
m = Massa Benda (Kg)
a = percepatan (m/s2)

C. HUKUM NEWTON 3

Bunyi Hukum Newton 3 :
"Setiap Aksi akan menimbulkan reaksi, artinya Jika Suatu benda mengerjakan gaya terhadap benda kedua makan, benda kedua akan membalas gaya dari benda pertama dengan arah yang berlawanan."

Artinya setiap benda akan berinteraksi apabila ada yang memberikan gaya padanya, bentuk pewujudan dari interaksi tersebut adalah dengan membalas gaya yang diberikan ke arah sebaliknya. Sebenarnya setiap gaya selalu bekerja pada dua benda, tidak pernah pada satu benda, jadi setiap gaya selalu memiliki dua ujung, satu ujungnya ke benda pertama, dan ujung lainnya ke benda kedua.
Contohnya adalah gaya pada magnet

Secara Fisika, HUKUM NEWTON 3 dapat dituliskan :
∑FAKSI = -∑FREAKSI

Penerapan Hukum Newton ( 1, 2 dan 3 ) Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Penerapan Hukum Newton

Dalam kehidupan sehari-hari, hukum Newton adalah dasar dari hal-hal berikut ini:

1.Diciptakannya sabuk pengaman untuk meminimalkan kecelakaan yang timbul akibat mobil di rem secara mendadak.
2.Ubin lantai kamar mandi didesain kasar untuk memberikan gaya gesek agar orang yang berjalan di atasnya tak mudah jatuh.
3.Membantu tenaga medis memutuskan tindakan yang harus diambil misalnya memutuskan gaya yang harus praktikan pada kasus persalinan.

Selain itu, berikut ini adalah penerapannya dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan hukumnya:

Hukum Newton I

1.Koin yang diletakkan di atas kertas pada sebuah meja akan tetap berada di posisi semula ketika kertas tersebut ditarik dengan cepat.
2.Saat mobil direm mendadak, maka penumpang akan merasakan bahwa tubuhnya terdorong kedepan.

Hukum Newton II

1.Gerobak yang didorong dengan kekuatan tertentu akan tetap berjalan dengan kecepatan tertentu.

Hukum Newton III

1.Saat mendayung sebuah kapal ke arah belakang, namun perahu bergerak ke arah depan. Hal ini terjadi karena tedapat gaya yang diberikan pada air sewaktu mendayung ke arah belakang.

CONTOH SOAL HUKUM NEWTON:

1.   Balok mengalami gaya tarik F1 = 15 N ke kanan dan gaya F2 ke kiri. Jika benda tetap diam berapa besar F2?

Jawaban
Karena benda tetap diam, sesuai dengan Hukum I Newton
ΣF               = 0
F1 – F2         = 0
F2                = F1
= 15 N

2.   Balok meluncur ke kanan dengan kecepatan tetap 4 ms-1. Jika F1 = 10 N; F2 = 20 N, berapa besar F3?

Jawaban
Sesuai dengan Hukum I Newton, gaya yang bergerak lurus beraturan (kecepatan tetap) adalah nol.
ΣF               = 0
F1 + F3 – F2 = 0
F3                = F2 – F1
F3                = 20 – 10
F3                = 10 N

3.   Balok B massanya 2 kg ditarik dengan gaya F yang besarnya 6 Newton. Berapa percepatan yang dialami beban?

Jawaban
Berdasarkan Hukum II Newton
F = m.a (dengan F = 6 N dan m = 2 kg)
6 = 2a
a = 2 / 6 → a = 3 ms-2

4.   Balok B dengan massa 2 kg mengalami dua gaya masing-masing F1 = 25 N dan F2 = 20 N seperti ditunjukkan pada gambar. Berapa percepatan balok B?

Jawaban
Dari Hukum II Newton
ΣF                           = m.a
F1 – F2 Cos 60        = m.a
25 – 20. 0,5             = 2.a
a                              = 7,5 ms-2

5.   Jika balok B yang massanya 2 kg mengalami percepatan 5 ms-2 ke kanan, berapa besar F3?

Jawaban
Karena ΣF   = m.a
F1 + F2 – F3 = m.a
10 + 40 – F3= 2,5
F3               = 40 N

6.   Berapakah berat benda yang memiiki massa 2 kg dan g = 9,8 ms-2 ?

Jawaban
w = m g
w = 2. 9,8
w = 19,6 Newton.

7.Seorang anak memiliki massa 20 kg. Dia masuk ke dalam sebuah lift dan lift tersebut bergerak dengan percepatan 3 m/s2. Jika gravitasi bumi 10 m/s2, berapa berat si anak saat lift bergerak?

Jawaban:

w = N
= mg + (m × a)
= 20 × 10 + (20 ×3)
= 200 + 60
W = 260 N

Untuk mengubahnya kembali menjadi kg, Anda harus membaginya dengan 10 (kekuatan gravitasi Bumi).

260N / 10 = 26 kg

Jadi, berat anak tersebut saat lift bergerak ke atas adalah 26 kg.

8.Sebuah bola besi memiliki massa 100 kg.  Kemudian, bola besi tersebut menggelinding sehingga memperoleh gaya percepatan 9,8 m/s2. Berapa besar gaya yang diperlukan untuk menggelindingkan bola tersebut?

Pembahasan

Diketahui:
m = 100 kg
a = 9,8 m/s2

Ditanya: F = … ?

Jawab:
F = m a
= 100 kg x 9,8 m/s2
= 980 kg m/s2
= 980 N
Jadi, gaya yang diperlukan adalah 980 N.

9.Benda bermassa 10 kg berada di atas lantai kasar dan ditarik oleh gaya sebesar 12 N ke arah kanan. Tentukanlah besar gaya normal!

Jawaban:

Gaya total didapat dengan penerapan rumus hukum Newton pertama yakni: bila benda ditarik ke kanan maka tetap terjadi gaya gesek antara benda dan permukaan lantai sehingga:

Σ Fy = 0
A − B = 0
A – 10 kg = 0
N − (10)(10 mg) = 0

= 100N

Jadi, besar gaya normal pada saat benda tersebut ditarik adalah 100N.

10.seorang anak dengan massa dengan massa 80 kg berdiri didalam lift dan naik dengan percepatan 3m/s^2. berapakah gaya resultan pada anak laki-laki karena gerakan lift?

jawaban:
F = m.a
F = 80 x 3 = 240 N
gaya aksi = gaya reaksi sehingga resultan gaya sama sebesar 240 N

DAFTAR PUSTAKA
https://www.sayanda.com/hukum-newton/

https://enjiner.com/hukum-newton/amp/

http://www.softilmu.com/2015/02/Pengertian-Rumus-Bunyi-Hukum-Newton-1-2-3-adalah.html?m=1

https://www.haikudeck.com/ipa-fisika-hukum-iii-newton-uncategorized-presentation-sJxZjitlS8

https://www.edutafsi.com/2014/10/contoh-soal-dan-pembahasan-hukum-i-newton.html?m=1

( Tugas Fisika )
Nama Kelompok:
1.Annisa Septina Sari Harahap
2.Febriansyah
3.Intan Novianti
4.Nabilla Alya Rahmah
5.Ridho Ahmad Bukhori
6.Rosalia Aprianti